Dekorasi

Usir Kutu Busuk Selamanya dari Karpet Anda dengan 4 Langkah Jitu Ini!

Kutu Karpet

Siapa bilang jika kutu cuma ada di rambut saja. Ternyata kutu busuk juga menyerang furniture rumah tangga loh guys, seperti kasur, sofa dan karpet lantai. Keberadaan kutu ini membuat orang menjadi terganggu dan merasa tidak nyaman. Bahkan pada beberapa jenis kutu selain menimbulkan bau busuk juga mengakibatkan masalah kesehatan misalnya infeksi kulit dan mata.

Cara Mencegah dan Membasmi Kutu Karpet 

Kutu-kutu busuk jelek yang bersarang ini biasanya dikarenakan pemilik perabot jarang membersihkannya. Kutu dapat mudah beranak pinak pada area yang lembab dan kotor. Jika sudah terlanjur bermukim dan menjadi sebuah koloni yang besar keberadaan kutu akan sangat sulit untuk di basmi. Jika hanya dibersihkan dengan cara dicuci dengan air saja masih banyak telur-telur yang menempel pada serat karpet tile yang sewaktu-waktu bisa menetas kembali.  Mencegah lebih baik dari pada mengobati, untuk mengantisipasi invasi kutu ikutilah langkah-langkah berikut ini :

1. Rajin membersihkan rumah

Menjaga kebersihan rumah selain bisa mencegah datangnya kutu busuk juga merupakan syarat wajib hidup sehat. Rumah yang kotor dan lembab merupakan sarang nyaman bagi makhluk-makhluk kecil menyebalkan ini. Anda bisa memulai membersihkan rumah dengan rajin menyapunya setiap hari 2x sehari ketika pagi dan sore hari dan saat lantai kotor. Usahakan untuk rajin mengepel lantai minimal seminggu 2x. Terapkan juga gaya hidup tertib misalnya dengan tidak makan dan minum di atas karpet, sebab serpihan makanan yang jatuh bisa mengundang kutu busuk datang.

2. Membersihkan karpet

Membersihkan karpet

Karpet jenis tile merupakan spot yang paling sering dihuni kutu, sebab seratnya yang halus dan hangat merupakan rumah yang sangat nyaman bagi kutu. Untuk itu anda harus rajin membersihkan karpet rumah. Jika basah terkena air segeralah jemur kalau belum ada waktu untuk mencuci. Sinar matahari selain untuk mengeringkan juga berfungsi membunuh bakteri dan menghilangkan bau apek karpet.

Pastikan minimal seminggu 2x untuk membersihkan karpet menggunakan penyedot debu. Jika ada bagian karpet yang bermutu fokuskan dulu pada penyedotan di area tersebut hingga anda yakin jika karpet sudah bersih. Buang kotoran dari penyedot debu ke dalam kantong, kemudian tutup rapat dan masukkan ke tempat sampah.

Perlu diperhatikan jika bagian yang harus diperhatikan tidak hanya permukaannya saja. Jika sudah selesai dibersihkan angkat karpet pindahkan ke tempat yang bersih kemudian di balik. Bagian bawah karpet tile juga harus dibersihkan. Anda bisa menyikatnya perlahan atau menggunakan penyedot debu. Jika ingin diletakkan kembali ke tempat semula sapu dulu lantainya agar bersih dari debu dan kotoran.

3. Melakukan Uap Pada Karpet

Langkah-langkah di atas selain mencegah kutu berkembang biak pada karpet tile, juga bermanfaat untuk mencegah kutu datang. Namun jika sudah terlanjur dan cara di atas tidak mempan anda bisa melakukan penguapan karpet.

Cara ini tergolong cukup rumit sebab karpet harus dibentangkan kemudian di uap menggunakan cairan insektisida khusus dalam waktu tertentu. Biasanya orang lebih memilih untuk menggunakan jasa dari pada harus melakukan sendiri sebab dinilai lebih praktis. Ada juga alat yang bisa membantu dan sangat mudah digunakan namun harganya relatif mahal.

4. Menyemprotkan cairan insektisida Pada dinding

Kutu bisa datang dan masuk ke dalam rumah biasanya melalui celah-celah kecil atau lewat tempat yang tidak terjangkau, seperti retakan halus pada dinding. Untuk mencegah kutu masuk anda bisa menyemprotkan cairan insektisida pada permukaan dinding yang retak atau tempat-tempat yang sulit dibersihkan. Pilihlah cairan yang aman untuk pernafasan dan kulit manusia, agar tidak balik menjadi bumerang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *